Sabtu, 15 Oktober 2011

Hak dan Persaudaraan Sesama Muslim | Radio Rodja 756AM

Iman yang sungguh-sungguh ikhlas

Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Ketika turun ayat : “Mereka yang beriman dan tidak menodai (mencampuri) iman mereka dengan zhulm (aniaya), merekalah yang terjamin keamanannya, dan mereka yang mendapat petunjuk hidayat. Ayat ini benar-benar terasa berat bagi sahabat Nabi saw. sehingga mereka berkata: Ya Rasulullah, siapakah diantara kami yang tidak pernah berbuat zalim (dosa)?   Jawab Nabi saw.: Bukan itu yang dimaksud, yang dimaksud ialah syirik, tidakkah kamu mendengar nasihat Luqman pada putranya:  Hai anakku jangan mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu zhulm(aniaya) yang sangat besar.  (Bukhari, Muslim).

Ilmu Ushul Bida’ (05) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (05) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (04) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (04) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (03) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (03) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (02) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (02) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (01) | Radio Rodja 756AM

Ilmu Ushul Bida’ (01) | Radio Rodja 756AM

Perdagangan Yang Tak Akan Merugi,Nasehat Dalam Menghadapi Fitnah Dunia | Radio Rodja 756AM

Hak dan Persaudaraan Sesama Muslim | Radio Rodja 756AM

Hak dan Persaudaraan Sesama Muslim | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (04) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (04) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (03) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (03) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (02) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (02) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (01) | Radio Rodja 756AM

Kemaksiatan dan pengaruhnya untuk pribadi dan masyarakat (01) | Radio Rodja 756AM

Maafkanlah Saudaramu | Radio Rodja 756AM

Maafkanlah Saudaramu | Radio Rodja 756AM

Petunjuk Nabi Dalam Menghadapi Problema Rumah Tangga | Radio Rodja 756AM

Petunjuk Nabi Dalam Menghadapi Problema Rumah Tangga | Radio Rodja 756AM

Selasa, 11 Oktober 2011

Pujian adalah Ujian


"Orang-orang memujimu karena apa yang mereka sangka ada pada dirimu. Maka celalah dirimu karena apa yang engkau ketahui ada pada dirimu"


Yang mudah tersanjung mudah tersandung. Berhati-hatilah pada pujian. Sikapilah dengan dengan cermat setiap pujian yang datang kepadamu. Lihatlah selalu bahwa dirimu adalah orang yang senantiasa diselubungi dengan kelemahan, kekurangan, aib, cela, dan sifat-sifat buruk. Dengan demikian engkau tidak terperangkap dalam jebakan yang bisa membuatmu hancur. Kembalikan setiap pujian itu kepada pemiliknya. Sangkal semua pujian yang datang kepadamu. Sungguh, bila engkau senantiasa menyandarkan apapun kepadanya maka engkau telah bersikap cerdas. Engkau selamat dari kemungkinan tergelincir oleh pujian yang menghanyutkan. Salinan: Al Hikam - Ibnu 'Athaillah



Sabtu, 08 Oktober 2011

AlQuran


PERCAKAPAN NABI MUHAMMAD SAW dan IBLIS



Ketika Nabi saw saw. sedang bersama para sahabatnya di kediaman salah satu sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu rumah. Kemudian terdengar suara orang dari luar rumah.

Iblis : Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku. Aku akan menyampaikan banyak hal kepada kalian. Nabi saw : Itu Iblis la’natullah. La’nat Allah bersamanya. Mengetahui bahwa itu Iblis, Umar ingin membunuhnya. Nabi saw : Sabar, wahai Umar. Bukankah engkau mengetahui bahwa Allah memberinya kesempatan (bertobat atau sesat) hingga hari kiamat? Bukakan pintu untuknya. Aku telah mengetahui bahwa ia telah diperintahkan oleh Allah untuk datang ke sini. Pahamilah apa yang hendak ia katakan. Dengarkan dengan seksama. Pintu lalu dibuka oleh Ibnu Abbas r.a. Seorang kakek cacat satu mata berdiri di sana. Janggutnya hanya 7 helai, mirip rambut kuda. Bertaring, mirip taring babi. Bibirnya seperti bibir sapi. Iblis : Salam untukmu Muhammad. Salam untuk yang hadir. Nabi saw : Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu? Iblis : Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa. Nabi saw : Siapa yang memaksamu? Iblis : Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata kepadaku: “Allah SWT memerintahkan kepadamu untuk mendatangi Muhammad, merendahkan dirimu, sambil memberi tahu kepadanya caramu menggoda manusia. Jawab dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, jika berdusta satu kali saja, maka Allah membuat dirimu menjadi debu yang ditiup angin.” Sekarang aku ada di hadapanmu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sebuah kemalanganpun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh. Nabi saw : Kalau kau benar jujur, manusia mana yang paling kau benci? Iblis : Kamu, kamu, dan orang sepertimu (sambil menunjuk Nabi saw dan sahabat) adalah makhluk Allah yang paling kubenci. Nabi saw : Siapa selanjutnya? Iblis : Pemuda bertakwa yang mengabdikan dirinya kepada Allah SWT. Nabi saw : Siapa lagi? Iblis : Orang Alim (ilmuwan) lagi wara’ (loyal kepada ajaran Islam). Nabi saw : Siapa lagi? Iblis : Seorang fakir sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain. Nabi saw : Apa tanda kesabarannya? Iblis : Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, maka Allah SWT memberikan pahala kepadanya. Nabi saw : Selanjutnya siapa lagi? Iblis : Orang kaya yang bersyukur. Nabi saw : Apa tanda-tanda kesyukurannya? Iblis : Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya (yang halal), dan mengeluarkannya (dengan rela dan ikhlas) juga dari tempatnya. Nabi saw : Menurutmu, seperti apa Abu Bakar? Iblis : Ia tidak pernah mau menuruti ajakanku pada masa jahiliyah, apalagi ketika sudah masuk islam. Nabi saw : Kalau Umar bin Khattab? Iblis : Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku takut sekali. Aku pasti kabur menghindarinya. Nabi saw : Bagaimana dengan Usman bin Affan? Iblis : Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya. Nabi saw : Ali bin Abi Thalib? Iblis : Aku berharap kepalaku selamat (tidak lepas), menghindarinya, dan ia mau melepaskanku. Tetapi ia tidak mau melakukannya. (Sebab ia selalu berzikir kepada Allah SWT). Nabi saw : Apa yang kau rasakan ketika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat? Iblis : Aku merasa panas dingin dan gemetar. Nabi saw : Kenapa? Iblis : Setiap hamba bersujud sekali kepada Allah, Allah meninggikan derajatnya satu tingkat. Nabi saw : Jika seorang umatku shaum? Iblis : Tubuhku terasa terikat erat sampai ia berbuka. Nabi saw : Jika ia berhaji? Iblis : Aku seperti orang gila. Nabi saw : Jika ia membaca al-Qur’an? Iblis : Aku merasa meleleh laksana timah yang dibakar di atas api. Nabi saw : Jika ia bersedekah? Iblis : Orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji. Nabi saw : Mengapa bisa begitu? Iblis : Dalam sedekah itu ada 4 keuntungannya. 1) keberkahan pada hartanya. 2) hidupnya disukai (banyak orang). 3) Sedekah itu kelak menjadi hijab dirinya dengan api neraka, dan 4) segala musibah terhalau darinya. Nabi saw : Apa yang dapat mematahkan pinggangmu? Iblis : Suara ringkikan dan derap kaki kuda ketika perang jihad di jalan Allah. Nabi saw : Apa yang dapat melelehkan tubuhmu? Iblis : Tauubat orang yang bertaubat. Nabi saw : Apa yang dapat membakar hatimu? Iblis : Istighfar yang dilantunkan siang dan malam. Nabi saw : Apa yang dapat mencoreng wajahmu? Iblis : Sedekah yang dilakukan diam-diam. Nabi saw : Apa yang dapat menusuk matamu? Iblis : Shalat fajar (shubuh). Nabi saw : Apa yang dapat memukul keras kepalamu? Iblis : Shalat berjamaah. Nabi saw : Apa yang paling mengganggu pikiranmu? Iblis : Majelis (bertemunya) para ulama (merembukkan suatu kebaikan). Nabi saw : Bagaimana cara makanmu? Iblis : Dengan jari-jari tangan kiriku. Nabi saw : Di manakah kau menaungi anak-anakmu pada musim panas? Iblis : Di bawah kuku manusia yang kotor. Nabi saw : Siapa temanmu? Iblis : Pemakan riba. Nabi saw : Siapa sahabatmu? Iblis : Pezina. Nabi saw : Siapa teman tidurmu? Iblis : Pemabuk. Nabi saw : Siapa tamumu? Iblis : Pencuri. Nabi saw : Siapa utusanmu? Iblis : Tukang sihir. Nabi saw : Apa yang membuatmu gembira? Iblis : Orang yang bersumpah palsu dan perceraian (suami istri). Nabi saw : Siapa kekasihmu? Iblis : Orang yang meninggalkan shalat Jum’at. Nabi saw : Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? Iblis : Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja. Nabi saw : Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu. Iblis : Tidak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari kiamat. Bagaimana kalian bisa bahagia, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tidak melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari kiamat, aku akan menyesatkan mereka. Yang bodoh, yang pintar, yang bisa membaca dan yang buta huruf, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas. Nabi saw : Siapa orang yang ikhlas menurutmu? Iblis : Tidakkah kau tahu wahai Muhammad bahwa siapa saja yang mneyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak suka dinar dan dirham, tidak suka pujian sanjungan, aku bisa pastikan ia orang ikhlas. Maka aku akan meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta, sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, boleh jadi ia nantinya sangat patuh padaku. Iblis : Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku punya 70.000 anak. Setiap anak dibantu 70.000 syaithan. Sebagian aku tugaskan mengganggu ulama. Sebagian mengganggu anak muda. Sebagian mengganggu orang tua. Sebagian mengganggu wanita tua. Sebagian anakku kutugaskan kepada para zuhud (yang mencintai akhirat daripada dunia). Ada anakku yang suka mengencingi telinga manusia yang menyebabkan orang itu tertidur pada shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Ada anakku yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama. Mereka lalu tertidur dan pahalanya terhapus. Ada anakku yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan, kemudian ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya terhapus. Pada setiap wanita yang berjalan di luar rumah, anakku dan syaithan pendampingnya duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar orang-orang memandanginya. Syaithan berkata kepada perempuan itu agar mengulurkan tangannya. Perempuan itu mengulurkan tangannya, lalu syaithan menghiasi kukunya. Anak-anakku menyusup dan berubah bentuk satu kondisi ke kondisi lain, dari satu pintu ke pintu lainnya, untuk menggoda manusia sampai mereka terhempas dari rasa ikhlas mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa keikhlasan, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad, bahwa ada seorang rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh dari penyakitnya seketika. Tetapi aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh, dan kufur. Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah makhluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Siapa saja yang bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad, aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya? Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan namimah (adu domba) adalah kesenanganku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa, walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab siapa saja yang membiasakan dengan kata-kata cerai, istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat, maka semua anak-anaknya itu adalah anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kata: cerai. Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ulur waktu shalatnya. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya bahwa waktu masih panjang, kamu masih sibuk. Lalu ia menundanya sampai akhirnya ia melaksanakan shalat di luar waktu. Shalatnya itu akan dipukulkan ke mukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, kubiarkan ia shalat. Namun kubisikkan ke telinganya: ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. Kuusap pula dengan tanganku dan kucium keningnya seraya membisikkan ke telinganya: ‘shalatmu tidah sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, bahwa orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul mukanya nanti. Jika ia shalat sendirian, kusuruh ia bergegas. Shalatnya pun seperti ayam yang mematuk beras. Jika ia berhasil mengalahkanku lalu ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam melakukannya. Kamu tahu bahwa hal seperti itu bisa membatalkan shalatnya dan kelak wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai? Jika ia berhasil mengalahkanku, kutiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya, syaithan akan masuk ke dalam dirinya. Di dalam sana akan kubuat ia bertambah serakah dan gila dunia. Ini akan membuat dirinya semakin taat kepadaku. Kebahagiaan apa yang engkau dapatkan, sementara aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak perlu shalat. Jika kehidupanmu telah berubah baru kamu wajib shalat. Jika ini terjadi, ia mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat, maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, demi yang menciptakanku jika aku berdusta maka Allah akan menjadikan aku debu. Bagaimana mungkin engkau bisa bergembira dan bangga dengan umatmu sementara seperenam dari mereka kukeluarkan dari islam? Nabi saw : Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu? Iblis : Ada 10 macam. Nabi saw : Apa saja itu? Iblis : Pertama Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia. Allah mengizinkan. “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka. (Tetapi) tidaklah janji setan kecuali itu semua tipuannya” (QS. Al-Isra: 64). Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Kumakan juga dari makanan yang tidak dibacakan atas nama Allah. Kedua Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan. Ketiga Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan bukan untuk tujuan yang halal. Keempat Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Kelima Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Keenam Aku minta agar Allah menjadikan syair (dari penyair) sebagai Qur’anku. Ketujuh Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Kedelapan Aku minta agar Allah memberikanku saudara, yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat. Allah berfirman “Orang-orang yang boros adalah saudara-saudara syaithan.” (QS. Al-Isra: 27) Kesembilan Wahai Muhammad, aku minta agar Allah mambuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku (dengan seizin Allah SWT, hanya sebagian dari mereka yang melihatku). Kesepuluh Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat. Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang. Aku hanya bisa mambisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun! Sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat memberi hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Sementara orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya. Nabi saw berkata: “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati Allah” (QS. Hud: 118-119) “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS. Al-Ahzab: 38) Iblis : Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan tinta pena telah lama kering. Mahasuci Allah yang telah menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka jahanam. Aku ini si celaka yang terusir. Inilah yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.

Minggu, 02 Oktober 2011

Penghormatan kepada Orang Tua


*Kisah Nyata dari Singapura tentang Penghormatan kepada Orangtua*
Terlampir di bawah ini adalah Kisah Nyata dari Negeri tetangga beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, LeeKwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia.Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah anak semata wayangnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah danbesar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal ber-sama2 dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartment nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisaberkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu menghibahkan seluruhharta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa,suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakankepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu dan menjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya.
Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabarberitanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman2-nya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi si Ayah.
Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal. Dan dihadapanpara sahabatnya, si ayah dengan menangis ter-sedu2, dia menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan disana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. K Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti mereka" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat hibah itu dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah dihibahkan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan anak menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga,agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan/Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal.
Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semuaPerusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya danmempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1th bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisabekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikanpendidikan sosial yang sangat bagus buat anak2 dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukanpekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri, atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harustetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua mereka-lah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, memberi pula yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.